Laporan Praktikum 7 - Sistem File dan Hak Akses

 

  1. Percobaan

1.     Percobaan 1 : Izin Akses

a.     Melihat identitas diri

Perintah           :
$ id

$ grep <user> /etc/passwd

$ grep [Nomor group id] /etc/group

Screenshot       :



Penjelasan       : Perintah di atas digunakan untuk melihat identitas diri melalui /etc/passwd dan /etc/group.

b.     Memeriksa direktori Home

Perintah           : $ ls -ld /home/<user>

Screenshot       :



Penjelasan       : Perintah di atas untuk memeriksa direktori home/<user>.

c.     Mengubah Ijin akses (chmod). Perhatikan ijin akses setiap perubahan !

Perintah           :

$ touch f1 f2 f3

$ ls l

 

Screenshot       :



Penjelasan       : Pada instruksi touch memiliki fungsi untuk mengubah waktu pembuatan fil atau folder berdasarkan waktu pada PC tersebut.

 

Perintah           :

$ chmod u+x f1

$ ls –l f1

Screenshot       :



Penjelasan       : Instruksi chmod u+x f1 bermaksud untuk mengubah hak izin akses pada file f1, bisa kita lihat izin akses f1 sebelumnya -rw-r--r--, lalu dimasukkan intruksi chmod u+x f1 maka menjadi -rwxr--r-- , bermaksud pada user memliki akses untuk meng-execute file f1.

 

Perintah           :

$ chmod g=w f1

$ ls –l f1

Screenshot       :



Penjelasan       : Intruksi chmod g=w f1 bermaksud untuk mengubah hak izin akses pada file f1, bisa kita lihat izin akses f1 sebelumnya -rwxr--r--, lalu dimasukkan intruksi chmod g=w f1 maka menjadi -rwx-w-r-- , bermaksud pada gorup hanya memliki akses untuk melihat file f1.

 

Perintah           :

$ chmod o-r f1

$ ls –l f1

Screenshot       :



Penjelasan         : Instruksi chmod o-r f1 bermaksud untuk mengubah hak izin akses pada file f1, bisa kita lihat izin akses f1 sebelumnya -rwxr--r--, lalu dimasukkan intruksi chmod o-r f1 maka menjadi -rwx-w-r--- , bermaksud pada other hanya tidak memiliki hak akses pada file f1.

 

Perintah            :
$ chmod a=x f2
$ ls –l f2
Screenshot        :



Penjelasan         : Intruksi chmod a=x f2 bermaksud untuk mengubah hak izin akses pada file f2 , bisa kita lihat izin akses f2 sebelumnya
-rwxr-w-r---, lalu dimasukkan intruksi chmod a=x f2 maka menjadi
---x--x--x, bermaksud pada user,gorup, dan other hanya memliki hak akses execute pada file f2

Perintah            :
$ chmod u+x,g-r,o=w f3
$ ls –l f3
Screenshot        :



Penjelasan         : Instruksi chmod u+x,g-r,o=w f3 bermaksud untuk mengubah hak izin akses pada file f3, bisa kita lihat izin akses f3 sebelumnya ---x--x--x, lalu dimasukkan intruksi chmod u+x,g-r,o=w f3 maka menjadi -rwxr---w-, bermaksud padaother hanya memliki hak akses write pada file f3.

 

Perintah            :
$ chmod 751 f1
$ chmod 624 f2
$ chmod 430 f3
$ ls –l f1 f2 f3
Screenshot        :



Penjelasan         :
751: user(read,write,execute), group (readand execute), orang lain hanya bisa mengexecute.
624: user dapat membaca dan merubah, group hanya bisa merubah dan orang lain hanya dapat membaca saja
430:pemilik hanya dapat melihat, group mengedit/mengubah dan user lain yang dapat mengeksekusi.

d.     Mengganti kepemilikan digunakan perintah chown. Masuk ke root untuk mengganti kepemilikan tersebut.

Perintah           :

$ su root

$ echo Hallo > f1

$ ls –l f1

$ chown <user-baru> f1 contoh : chown student1 f1

$ ls –l f1

Screenshot       :



Penjelasan       : Perintah sudo su yaitu masuk menggunakan sistem pc sebagai root, lalu membuat sebuah user baru dengan nama student1, dan mengubah user sebagai student1. Setelah usernya menjadi student1 hak akses yang didapat terhadap file f1 yaitu hanya read saja. Perintah Chown digunakan untuk mengganti kepemilikan (user). Dan untuk melakukan chown harus masuk root terlebih dahulu

e.     Ubahlah ijin akses home directory <user> (student) pada root sehingga <user-baru> (student1) pada satu group dapat mengakses home direktory <user>. Hal ini dimaksudkan agar file f1 yang sudah diubah kepemilikannya dapat diakses <user-baru>. Perubahan ijin akses home directory <user> hanya dapat dilakukan pada root.

Perintah           :

$ chmod g+rwx /home/<user> contoh : chmod g+rwx /home/student

$ ls –l /home

$ exit

Screenshot       :



Penjelasan                   : Perintah sudo su digunakan untuk masuk menggunakan sistem pc sebagai root. Untuk mengubah ijin akses group pada direktori /home/egypt agar dapat dibaca, diedit dan dieksekusi oleh user yang ada pada group yang sama dengan pemiliknya.

f.      Sekarang cobalah untuk subtitute user ke <user-baru> (student1). Cobalah untuk mengakses file f1

Perintah           :

$ su <user-baru>

$ ls –l f1

$ cat f1

$ exit

Screenshot       :



Penjelasan       : Perintah di atas digunakan untuk mengakses file f1 melalui user-baru, sehingga pada perobaan ini user lain dapat mengeksekusi file tersebut karena memiliki izin akses.

g.     Mengubah group dengan perintah chgrp

Perintah           :

$ grep root /etc/group

$ grep other /etc/group

$ su

$ chgrp root f1

$ ls –l f1

$ chgrp <group-baru> f3

$ ls –l f3

$ exit

Screenshot       :



Penjelasan       : Masuk ke root agar bisa mengubah group. Group pada f1 diubah menjadi root. Setelah dicek, group berganti dari egypt menjadi root. Perintah chgrp digunakan untuk mengubah group.

2.     Percobaan 2 : User Mask

a.     Menentukan izin awal saat direktori dibuat

Perintah           :

$ touch myfile

$ ls -l myfile

Screenshot      :



Penjelasan       : Perintah di atas digunakan Membuat file myfile dengan perintah touch lalu melihat rincian myfile dengan perintah ls -l.

b.     Melihat nilai umask

Perintah           : $ umask

Screenshot      :



Penjelasan       : Perintah di atas digunakan untuk melihat nilai default umask (0002).

c.     Modifikasi nilai umask

Perintah           :

$ umask 027

$ umask

$ touch file_baru

$ mkdir mydir

$ ls -l

$ umask 077

$ touch xfiles

$ mkdir xdir

$ ls -l

Screenshot      :



Penjelasan       : Perintah di atas digunakan untuk merubah umask menjadi 027 yang berarti user pemilik dapat merubah dan membaca, sedangkan user lain hanya dapat membacanya. Umask 077 hanya user yang dapat melihat dan membaca direktori xfiles (hidden).

  1. Kesimpulan
Sebuah file dapat kita manajemen atau dapat kita atur sesuai dengan tingkat keamanan yang igin kita tentukan pada file. Untuk proses ini dapat kita lakukan dengan mengunakan manajemen sistem file dimana sebuah file atau direktory dapat kita tentukan hak izin aksenya, guna untuk menjaga data yang kita miliki

Komentar